AGRIBISNIS PETERNAKAN (Materi 3)


MANAJEMEN PRODUKSI PETERNAKAN



Manajemen merupakan ilmu tentang upaya manusia untuk memanfaatkan semua sumber daya yang diiikinya untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.

Manajemen usaha peternakan adalah suatu ilmu tentang upaya manusia untuk memanfaatkan sumber daya bidang peternakan yang dimilikinya untuk mencapai tujuan usaha secara efektif dan efisien.

Keberhasilan usaha sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu: faktor bahan baku (Breeding dan Feeding) dan fakor pengelolaan yaitu manajemen. Manajemen usaha menyangkut manajemen budidaya (manajemen pakan,kandang,tenaga kerja,penyakit) serta manajemen pengolahan hasil peternakan an pemasaran.

Fungsi manajemen usaha peternakan
     1.    Manajemen dipandang sebagai pekerjaan (Job). 

  •    Pekerjaan (job) dalam manajemen menyangkut perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi usaha peternakan. Sistem ini berlaku secara kontinyu dan tidak bisa dihentikan.
     2.    Manajemen dipandang sebagai factor produksi (Resource)

  •      Faktor produksi dalam manajemen usaha peternakan ini menyangkut SDM.
     3.    Manajemen dipandang sebagai prosedur atau tahapan. 

  •     Konsep manajemen sebagai prosedur mencakup problem solving method. Problem solving method meliputi perumusan masalah, pengumpulan data dan fakta, Tabulasi – evaluasi dan analisis data, Pengambilan keputusan dan Pelaksanaan keputusan.
     4.    Manajemen dipandang sebagai The Game of Life. 
  •      Manajemen dipandang sebagai The Game of Life yaitu sukses sangat tergantung satu factor yaitu You sebagai Manager. Konsep game yang memberikan pengertian “saya menang lawan  kalah harus dirubah menjadi bila saya menang maka setiap orang akan menang yaitu bisnisnya, peternaknya, pemerintahnya serta masyarakatnya”.
Istilah dalam usaha ternak:
   

  •    Animal Husbandry adalah Beternak dalam arti luas meliputi komponen memelihara, merawat, mengatur kehidupan, mengatur perkawinan, mengatur kelahiran, penjagaan kesehatan serta mengambil manfaatnya.
  •     Animal Breeding adalah Beternak dalam arti sempit yang hanya menitikberatkan pada usaha mengatur perkembangbiakan seperti mengatur perkawinan, pemilihan bibit, menjaga kemandulan dan kebuntingan serta kelahiran.

Ternak-ternak yang dibudidayakan oleh manusia

  1.    Ternak Unggas (Class Aves biasanya Meat type dan Egg type) antara lain Ayam (Gallus domesticus), Itik (Anas planthyrynchos), Entog (Cairina moschata), Angsa (Anser anser) dan Kalkun (Melegris galopavo).
  2.      Ternak Potong (Class Mamalia biasanya Meat type) antara lain Ternak Potong Besar : Sapi (Bos species), Kerbau (Buballus bubalis), Kuda (Equs caballus), Keledai (Equs asinus), Zebra (Equs hipotigris) dan Unta (Camell dromedarius). Ternak Potong Kecil : Kambing (Capra species), Domba (Ovis species), Babi (sus species).
  3.    Ternak Perah (Class Mamalia biasanya Milk type) antara lain Sapi Perah, Kerbau Perah, Kuda Perah, Kambing Perah dan Unta Perah.
  4.     Aneka Ternak adalah ternak-ternak yang tidak dalam satu class antara lain : Kelinci (Lepus cuniculus), Lebah (Apis species), Puyuh (Coturnix coturnix), Bekicot, Walet, Kodok dll.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas 14 (Hukum dan Etika Bisnis)

SISTEM INFORMASI BISNIS