Kenaikan Harga Bahan Pokok Waktu Ramadhan
Kenaikan Harga Bahan
Pokok Waktu Ramadhan, Denni Dian Prasetyo/160321100037/B
Topik
: Kenaikan Harga Bahan Pokok Waktu Ramadhan
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Dalam
kehidupan masyarakat sehari – hari tidak lepas dengan kebutuhan pokok. Kebutuhan
pokok sangatlah penting untuk tubuh agar tetap dalam kondisi tidak kekurangan
gizi. Untuk memenuhi kebutuhan pokok tidak terlepas dari faktor produksi yang
berkaitan langsung dengan daya beli masyarakat. Tidak terlepas menjelang
ramadhan harga bahan pokok naik dan membutuhkan biaya yang lebih banyak lagi
untuk membelinya.
Kenaikan harga bahan pokok pada saat bulan ramadhan disebabkan
oleh banyaknya jumlah permintaan untuk bahan pokok. Fenomena kenaikan harga bahan
pokok sesuai dengan hukum dasar ekonomi apabila permintaan akan suatu barang
banyak atau tinggi sedangkan pasokan akan barang tersebut minim atau terbatas maka
harga barang akan naik. Pada saat ramdhan permintaan akan suatu barang akan
terus meningkat sedangkan persediaan akan barang tersebut cenderung tetap atau
berkukurang.
1.2.
Permasalahan
Penyebab
naiknya harga bahan pokok pada saat ramadhan sudah tidak dapat dipungkiri lagi.
Dibutuhkan langkah atau upaya yang akan dilakukan pemerintah untuk mengatai
masalah kenaikan harga bahan pokok pada saat ramadhan. Solusi yang tepat dari
pemangku kepentingan juga diperlukan untuk mengatasi permasalahan kenaikan
harga bahan pokok pada saat ramadhan agar tidak menjadi permasalahan yang
berkepanjangan.
1.3.
Pembahasan
Kebutuhan
pokok adalah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Kenaikan harga BBM turut
berkontribusi atas kenaikan harga sejumlah bahan pokok lainnya. Beberapa harga
bahan pokok kini mulai merangkak naik dengan perbandingan yang bervariasi. Untuk
mengatasi kenaikan harga, diperlukan peranan penting sektor produksi barang
kebutuhan masyarakat. Peran penting sektor produksi adalah meningkatkan jumlah
produksi barang-barang kebutuhan masyarakat pada saat terjadinya peningkatan konsumsi
masyarakat. Saat ini berlaku hukum pasar, yaitu harga akan tinggi jika angka permintaan
lebih besar dibandingkan dengan ketersediaan barang itu sendiri. Sehingga perlu
adanya keseimbangan antara produksi dengan kebutuhan barang kebutuhan pokok.
Upaya yang dilakukan pemerintah adalah melakukan
pengecekan harga kepada distributor-distributor dan beberapa pedagang eceran di
pasar bersama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) dan Manajemen
Kantor Perwakilan Daerah (KPD) secara rutin guna mengantisipasi permainan
harga.Upaya lainnya dalam mengantisipasi kenaikan harga kebutuhan pokok selama Ramadan
hingga Lebaran juga dilakukan dengan koordinasi antara pemerintah pusat dan
pemerintah daerah, yang terdapat sentra-sentra penghasil bahan kebutuhan pokok
masyarakat. Koordinasi tersebut ditujukan supaya dapat teridentifikasi daerah
mana yang ada stok, daerah mana terjadi peningkatan kebutuhan, dan daerah mana
yang ada potensi-potensi penyempitan (bottleneck) sebagai upaya pengendalian harga.
SIMPULAN & SARAN
Harga kebutuhan
pokok yang naik pada saat ramadhan terjadi akibat dari naiknya bahan bakar
minyak (BBM). Guna untuk mengatasi masalah kenaikan harga bahan pokok tersebut diperlukan
peranan penting sektor produksi barang kebutuhan masyarakat. Untuk pemerintah
upaya yang dilakukan adalah melakukan pengecekan harga kepada distributor – distributor
dan beberapa pedagang eceran di pasar.
Dibutuhkannya
pasar murah guna mengatasi permasalahan naiknya bahan pokok pada saat ramadhan.
Perlu juga mewaspadai timbunan barang dari beberapa pedagang curang agar harga
tidak melambung tinggi dan akan stabil pada saat ramadhan serta tidak menjadi
beban masyarakat.
Refrensi:
Mangeswuri,
Dewi Restu.2016. ANTISIPASI
KENAIKAN HARGA KEBUTUHAN POKOK MENJELANG RAMADAN.Majalah
info singkat ekonomi dan kebijakan publik,Vol. VIII, No.
10/II/P3DI/Mei/2016, pp. 13-16. (Diakses 04 Juni 2017 pukul 10.30 wib.)
Komentar
Posting Komentar